Rumah Autis

Support by:

saf web design

Berita

Robot Khusus Didesain Untuk Berinteraksi Dengan Anak Autis

E-mail Print PDF

Seorang anak autis dikenal memiliki cara berpikir dan tingkah laku yang berbeda. Bahkan biasanya, karena tingkah laku yang cenderung aneh, tak jarang anak-anak autis akan terpisah dari lingkungannya.

Sebuah laboratorium penelitian robotik di University of Southern California, Amerika,  saat ini telah membuat robot yang dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi dengan anak-anak autis. Robot yang memang didesain khusus untuk anak autis tersebut diberi nama bandit.

autis

Maja Mataric, wakil direktur Lab robotik mengatakan bahwa anak autis cenderung untuk merespon dengan baik kepada robot. Hal ini sangat jarang mereka tunjukkan ketika mereka berinteraksi dengan publik.

Kepada ABCNews.com, Mataric mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan tes terhadap robot untuk anak autis tersebut. Dari hasil penelitian awal, didapatkan bahwa anak autis berinteraksi cukup baik dengan robot yang berbentuk manusia tersebut. Mereka bahkan bermain dengan robot tersebut, meniru tingkah lakunya, serta menunjukkan empati.

Oleh karena itu, pihaknya bersemangat untuk meneruskan penelitian tersebut. Hasilnya, kini mereka sudah bisa membuat sebuah software yang dapat menganalisis respon dari anak autis, apakah mereka sedang berinteraksi dengan senang atau tidak.

Bandit memiliki bentuk yang hampir mirip dengan manusia. Terdapat alis mata dan mulut yang dapat bergerak. Selain itu terdapat pula sensor gerak yang membuatnya dapat melangkah maju atau mundur. 

(sumber:beritateknologi.com)

Last Updated ( Wednesday, 11 April 2012 05:44 )
 

Kisah Hikmah

E-mail Print PDF

Di Karangayu, sebuah desa di Kendal, Jawa Tengah, hiduplah seorang ibu penjual tempe. Tak ada pekerjaan lain yang dapat dia lalukan sebagai penyambung hidup. Meski demikian, nyaris tak pernah lahir keluhan dari bibirnya. Ia jalani hidup dengan riang. "Jika tempe ini yang nanti mengantarku ke surga, kenapa aku harus menyesalinya. .." demikian dia selalu memaknai hidupnya.

Suatu pagi, setelah shalat subuh, dia pun berkemas. Mengambil keranjang bambu tempat tempe, dia berjalan ke dapur. Diambilnya tempe-tempe yang dia letakkan di atasmeja panjang. Tapi, deg! dadanya gemuruh. Tempe yang akan dia jual, ternyata belum jadi. Masih berupa kacang kedelai, sebagian berderai, belum disatukan ikatan-ikatan putih kapas dari peragian. Tempe itu masih harus menunggu satu hari lagi untuk jadi. Tubuhnya lemas. Dia bayangkan, hari ini pasti dia tidak akan mendapatkan uang, untuk makan, dan modal membeli kacang kedelai, yang akan dia olah kembali menjadi tempe. Di tengah putus asa, terbersit harapan di dadanya. Dia tahu, jika meminta kepada Allah, pasti tak akan ada yang mustahil. Maka, di tengadahkan kepala, dia angkat tangan, dia baca doa. "Ya Allah, Engkau tahu kesulitanku. Aku tahu Engkau pasti menyayangi hamba-Mu yang hina ini. Bantulah aku ya Allah, jadikanlah kedelai ini menjadi tempe. Hanya kepada-Mu kuserahkan nasibku..." Dalam hati, dia yakin, Allah akan mengabulkan doanya.

Last Updated ( Wednesday, 03 August 2011 11:46 ) Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 7
You are here: Home Berita

Pengunjung Situs

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday117
mod_vvisit_counterYesterday123
mod_vvisit_counterThis week676
mod_vvisit_counterThis month2411
mod_vvisit_counterAll103786

Donasi

donatur


Download

Rekening Donasi RA

rekening

Diary Hamza

hamzaLewat tulisan ini, Muhammad Hamza bercerita yang jujur atas segala kejadian dan perbuatan Hamza. Hamza dilahirkan dalam keadaan tak berdaya, dengan mata tak mau terbuka tuk melihat alam semesta bumi ini. Hamza tak mau meminum ASI dan Hamza tak mau menangis. Maka kata Ummi yang Hamza sayangi: “Hamza dimasukkan dalam inkubator agar hangat dan ada aktifitas tuk Hamza.

Read more...